
Usianya baru 14 tahun
per 29 November 2015. Remaja ini baru saja lulus SMP, tapi sudah hafal Al
Quran. Cita-citanya sangat tinggi, ingin menjadi Menteri Luar Negeri. Untuk
menggapai cita-citanya, Wirda terbang ke New York, Amerika Serikat, untuk
melanjutkan SMA-nya. Tidak hanya sekolah, tapi putri sulung Ustad Yusuf Mansur
ini juga menjadi duta Quran di negeri Paman Sam itu.
Wirda Salamah Ulya
meninggalkan Jakarta menuju New York, Senin (28/9/2015) pukul 06.50 WIB. Remaja
imut-imut ini diantar langsung oleh Ustad Yusuf Mansur bersama istrinya. “Doain
ya, ini mau boarding dulu. Nanti transit di Narita sebelum lanjut ke New York,”
kata Yusuf Mansur saat berbincang detikcom pagi tadi sebelum meninggalkan
bandara Soekarno-Hatta.
Di New York, Wirda akan
bersekolah di Al Mamoor, sekolah Mesir yang ada di New York. “Biar nyambung
Quran-nya. Ada muahafidzah (guru tahfidz) di sana. Kami sengaja enggak memilih
sekolah publik dengan berbagai pertimbangan. Tapi ini sekolah bagus. Tingkat
penerimaan di perguruan-perguruan tinggi di Amerika dari sekolah ini juga
tinggi,” kata UYM.
Keberangkatan Wirda ke
New York ini atas kerjasama dengan Nusantara Foundation dan Imam Shamsi Ali,
seorang tokoh muslim Indonesia di New York. “Di sana nanti kerjasama dengan
Nusantara Foundation jadi Duta Quran. Saya melarang Wirda kalau cuma sekolah
SMU di sana dan tidak ada muatan dakwah. Di saat libur nanti dia bisa keliling
negara-negara bagian untuk mengajar tahfidz,” ujar Yusuf.
Yusuf bercerita
putrinya memang punya keinginan sekolah di luar negeri sejak di bangku SD. Saat
bersekolah di SMP, Wirda juga pernah bersekolah di Jordan. Namun, hanya
setengah tahun di Jordan, Wirda kembali lagi ke Tanah Air. Wirda bercita-cita
bisa kuliah di Hubungan Internasional Universitas George Washington, agar bisa
menjadi Menlu. Namun, ternyata niat bersekolah ke Amerika Wirda terealisasi
lebih cepat saat sekolah di SMU.
“Mudah-mudahan Wirda
bisa dakwah sekalian sekolah di sana. Dan karena SMU itu 4 tahun, mudah-mudahan
dia bisa pulang dengan menghasilkan anak-anak hafidz dan hafidzah baru binaan
Wirda selama di sana,” harap ustad berusia 38 tahun ini.
Nama Wirda sudah
dikenal luas di dunia hafidz Quran. Dia kerap tampil di televisi untuk membaca hafalan
Quran. Dalam beberapa sesi, Wirda juga kerap muncul bersama ayahnya untuk
tilawah dan acara dakwah. Kemampuan bahasa asingnya pun sudah sangat baik.
Pemilik akun twitter
wirda_mansur ini juga jadi inspirasi bagi para pemuda muslim yang ingin bisa menghafal
Quran. Dia kerap menyerukan pentingnya kemampuan hafalan Quran bagi anak-anak
muda.
Berita menggugah dengan
tema muda dan menginspirasi sengaja disajikan untuk membangkitkan semangat
generasi muda untuk semakin kreatif dan inovatif dalam berbagai hal. Jika ada
figur di sekeliling anda yang menginspirasi, anda bisa memberikan informasi
kepada kami melalui email inspirasimu@detik.com. Ayo berkreasi untuk negeri,
detik ini juga!
Sumber : detik.com
0 comments to "Masya Allah... Anak Dai Terkenal Indonesia Ini Menjadi Duta Quran yang Akan ke New York "